Assalamualaikum
Wr.Wb
Pada
saat ini saya akan menceritakan alasan mengapa saya memilih jurusan akuntansi.
Memang di
Universitas Gunadarma banyak Fakultas-Fakultas atau jurusan yang bagus, tetapi
saya lebih berminat untuk memilih jurusan Akuntansi, hal ini dikarenakan
menjadi tantangan tersendiri bagi saya untuk lebih mempelajari akuntansi.
Banyak
informasi yang saya dapat bahwa lulusan jurusan Akuntansi dapat diterima
bekerja di Instansi baik negeri maupun swasta, apalagi saya berminat untuk
dapat memanfaatkan ilmu dan keahlian saya dibidang akuntansi yang saya peroleh
itu di dunia perbankan.
Selain itu
banyaknya kesempatan kerja yang dapat diperoleh dengan mempunyai keahlian di
bidang Akuntansi, ini juga menjadikan tantangan bagi saya untuk dapat fokus
dalam belajar dan juga penyemangat untuk dapat berbakti kepada negara ini lewat
perbankan dengan keahlian di bidang Akuntansi.
Manfaat yang
saya dapatkan adalah saya mendapatkan ilmu, pengetahuan, materi dan
pembelajaran baru di Jurusan Akuntansi ini yang InsyaAllah akan membantu saya
nanti dalam dunia kerja perbankan.
Harapan saya
dari ilmu akuntansi itu sendiri semoga saya dapat lebih baik mengelola keuangan
dengan baik dari setiap pelajaran atau ilmu-ilmu yang saya dapatkan. Dan saya
juga berharap dapat berbagi ilmu pada orang-orang yang ingin mempelajari
tentang Akuntansi.
Selanjutnya
saya akan menjelaskan jenis-jenis bidang akuntansi
1. AKUNTANSI
BIAYA (COST ACCOUNTING)
Akuntansi
biaya ialah bidang akuntansi yang kegiatan utamanya ditujukan untuk menghitung
biaya-biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan.
2. AKUNTANSI
PERPAJAKAN (TAX ACCOUNTING)
Akuntansi
perpajakan adalah akuntansi yang berkaitan dengan masalah perpajakan, yaitu
berupa perhitungan untuk mempersiapkan pengisian Surat Pemberitahuan Pajak
(SPT) dan pembayarannya sesuai pengisian dalam SPT baik untuk pajak penghasilan
ataupun apajak pertambahan nilai.
3. AKUNTANSI
ANGGARAN (BUDGETARY ACCOUNTING)
Akuntansi
anggaran adalah bidang akuntansi yang menguraikan kegiatan keuangan untuk suatu
jangka waktu tertentu yang dilengkapi dengan sistem penganalisaan dan
pengawasannya.
4. AKUNTANSI
PEMERINTAHAN (GOVERNMENT ACCOUNTING)
Akuntansi
pemerintahan adalah bidang akuntansi yang kegiatannya diarahkan kepada
transaksi-transaksi yang dilakukan oleh badan atau lembaga pemerintahan.
5. AKUNTANSI
SOSIAL (SOCIAL ACCOUNTING )
Akuntansi
sosial atau kemasyarakatan yaitu bidang akuntansi yang kegiatannya mengarah
kepada masalah kemasyarakatan.
6. AKUNTANSI
PEMERIKSAAN (AUDITING-INVESTIGASION)
Akuntansi
pemeriksaan adalah bidang kegiatan akuntansi yang khusus melakukan pemeriksaan
secara bebas atas umum yang biasanya dilakukan oleh akuntan publik, yaitu agar
laporan keuangan suatu perusahaan dapat dilihat layak.
7. SISTEM
AKUNTANSI ( ACCOUNTING SYSTEM )
Sistem
akuntansi adalah bidang khusus akuntansi yang berhubungan dengan penciptaan
suatu prosedur kauntansi dan peralatannya, disertai penentuan lankah dalam
pengumpulan dan pelaporan data keuangan.
8. AKUNTANSI
PENDIDIKAN (ACCOUNTING EDUCATION
Akuntansi
pendidikan adalah bidang khusus akuntansi yang kegiatannya mengarah kebidang
pendidikan, yaitu dalam kegiatan belajar dan mengajar akuntansi.
Saya
juga akan menjelaskan tentang laporan keuangan serta syarat-syarat yang harus
ada dalam laporan keuangan tersebut.
Laporan keuangan adalah laporan keuangan yang ditambah
dengan informasi-informasi lain yang berhubungan, baik langsung maupun tidak
langsung dengan informasi yang disediakan oleh sistemakuntansi
keuangan, seperti informasi tentang sumber daya perusahaan,
earnings, current cost, informasi tentang prospek erusahaan yang merupakan
baian integral dengan tujuan untuk memenuhi tingkat pengungkapan yang
cukup.
Syarat-Sayat yang harus
ada dalam laporan keuangan adalah :
1. Relevan
Artinya
informasi yang disajikan harus ada hubungannya dengan pihak-pihak yang
memerlukan untuk mengambil keputusan.
2. Dapat
Dimengerti
Artinya
bahwa laporan keuangan harus disajikan secara jelas dan mudaah dipahami oleh
pemakainya..
3. Daya
Uji
Artinya
bahwa laporan keuangan yang disusun berdasarkan konsep-konsep dasar akuntansi
dan prinsip-prinsip akuntansi yang dianut, sehingga dapat diuji kebenarannya
oleh pihak lain.
4. Netral
Artinya
bahwa laporan keuangan yang disajikan bersifat umum, objektif, dan tidak
memihak pada kepentingan pemakai tertentu.
5. Tepat
Waktu
Artinya
bahwa laporan keuangan harus disajikan sedini mungkin untuk dapat digunakan
sebagai dasar pengambilan keputusan ekonomi dan untuk menghindari tertundanya
pengambilan keputusan tersebut.
6. Daya
Banding
Artinya
bahwa laporan keuangan dapat diadakan baik antara laporan perusahaan tertentu
dengan tahun sebelumnya atau laporan keuangan perusahaan tertentu dengan
laporan keuangan perusahaan lain pada tahun yang sama.
7. Lengkap
Artinya
bahwa laporan keuangan yang disusun meliputi semua data akuntansi keuangan dan
memenuhi syarat-syarat di atas serta tidak menyesatkan pembaca.
Tujuan laporan keuangan
harus menyajikan informasi yang factual, akurat, objektif, dan informative yang
cukup untuk melakukan penafsiran tentang transaksi-transaksi bisnis yang
berguna untuk memprediksi, membandingkan earning power tersebut. Perlu
diketahui bahwa informasi yang diperlukan untuk penafsiran dan prediksi
tersebut kadang kala bersifat subjektif, oleh Karen aitu, asumsi-asumsi yang
digunakan yang mendasari evaluasi dan prediksi tersebut harus
diungkapkan.
Dari tujuan pelaporan dalam teori akuntansi
yang telah diuraikan di atas, diakui bahwa kenyatannya masih ada kelemahan yang
dirasakan dari konseptual framework tersebut. Kelemahan tersebut pada akhirnya
akan menimbulkan erosi kredibilitas pelaporan keuangan, seperti berikut ini:
• Beberapa metode akuntansi diterapkan untuk fakta
yang sama.
• Metode akuntansi kadang diterapkan untuk melakukan
praktik income smoothing secara artificial.
• Laporan keuangan gagal memberiakn tanda terhadap
masalah keuangan perusahaan di masa mendatang.
• Off balance sheet financing dianggap praktik
lazim.
Sekian dari saya semoga apa yang telah saya post dapat bermanfaat. Akhir kata dari saya Wassalamualaikum wr.wb
Sumber: