Minggu, 19 Oktober 2014

Tugas 2

Assalamualaikum Wr.Wb.

Saat ini saya akan membahas tentang kegiatan kegiatan Ekonomi. Yang pertama adalah Sistem Perekonomian.

Sistem perekenomian merupakan salah satu hal terpenting karena akan mempengaruhi kegiatan bisnis. Berikut adalah macam-macam dari kegiatan bisnis pada sistem perekonomian :

1.      Merkantilisme
Merkantilisme adalah suatu teori ekonomi yang menyatakan bahwa kesejahteraan suatu negara hanya ditentukan oleh banyaknya aset atau modal yang disimpan oleh negara yang bersangkutan, dan bahwa besarnya volum perdagangan global teramat sangat penting.
Contoh negaranya adalah Belanda, Inggris dan Spanyol.

2.      Kapitalisme

Kapitalisme adalah sebuah sistem dimana inividu secara privat melakuakan kegiatan produksi, pertukaran barang, dan jasa melalui sebuah jaringan pasar dan harga yang kompleks.
Kapitalise menurut Karl Marx, adalah sebuah sistem dimana pemilik modal menjadi penentu dari seluruh kebijakan pasar dan harga barang dengan meminimalisir kerugian dan memaksimalkan keuntungan.
Ciri-ciri Kapitalisme:
1.    Modal dan barang yang digunakan sebagai proses produksi dimiliki secara pribadi
2.    Aktivitas ekonomi secara bebas hanya ditentukan oleh penjualan dan pembelian.
3.    Pemilik modal bebas untuk menggunakan cara apa saja untuk meningkatkan keuntungan maksimalnya dengan menggunakan sumber daya produksi dan pekerjaannya.
4.    Pengawasan negara diupayakan seminimal mingkin, Negara sewaktu-waktu dapat mengeluarkan kebijakan melindungi lancarnya pelaksanaan dari sistem kapitalisme.
  
3.      Komunisme
Komunisme adalah gerakan sosial-politik yang bertujuan untuk masyarakat tanpa kelas dan bernegara terstruktur pada kepemilikan umum dari alat-alat produksi, akses gratis ke artikel konsumsi, dan akhir kerja-upahan dan harta milik pribadi dalam sarana produksi dan real estate.

4.      Sosialisme
Sosialisme adalah sistem sosial dan ekonomi yang ditandai dengan kepemilikan sosial dari alat-alat produksi dan manajemen koperasi ekonomi, serta teori politik dan gerakan yang mengarah pada pembentukan sistem tersebut.
Sistem ekonomi sosialisme sebenarnya cukup sederhana. Semua aspek ekonomi dianggap sebagai milik bersama, tapi bukan berarti harus dimiliki secara sepanuhnya secara bersama, semua aspek ekonomi boleh dimiliki secara pribadi masing-masing, dengan syarat boleh digunakan secara Sosialis, mirip dengan gotong-royong sebenarnya.

5.      Facialisme
Fasisme adalah gerakan radikal ideologi nasionalis otoriter politik. Fasis berusaha untuk mengatur bangsa menurut perspektif korporatis, nilai, dan sistem, termasuk sistem politik dan ekonomi.
Unsur-unsur pokok dalam ideologi fasisme:
1.      Ketidakpercayaan pada kemampuan nalar
2.      Pengingkaran derajat manusia
3.      Kode Perilaku yang didasarkan pada kekerasan dan kebohongan
4.      Pemerintah oleh kelompok elit
5.      Totaliterisme
6.      Rasialisme dan Imperalisme
7.      Menentang hukum dan keterlibatan Internasional

6.      Demokrasi Ekonomi
Demokrasi ekonomi terkait erat dengan pengertian kedaulatan rakyat di bidang ekonomi. Istilah kedaulatan rakyat itu sendiri biasa dikembangkan oleh para ilmuwan sebagai konsep filsafat hukum dan filsafat politik.Sebagai istilah, kedaulatan rakyat itu lebih serin digunakan dalam studi ilmu hukum daripada istilah demokrasi yang biasa dipakai dalam ilmu politik. Namun, pengertian teknis keduanya sama saja, yaitu sama-sama berkaitan dengan prinsip kekuasaan yang berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
Demokrasi ekonomi yang diterapkan di Indonesia mengandung ciri-ciri positif sebagai berikut:
1.      Perkembangan disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan
2.      Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
3.      Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
4.      Sumber-sumber kekayaan dan keuangan negara digunakan dengan permufakatan lembaga-lembaga perwakilan rakyat serta pengawasan terhadap kebijaksanaannya ada apada lembaga-lembaga perwakilan rakyat pula.
5.      Warga negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan yang dikehendaki serta mempunyai hak akan pekerjaan dan penghidupan yang layak.
6.      Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat.
7.      Potensi, inisiatif, dan daya kreasi setiap warga negara dikembangakan sepenuhnya dalam batas-batas yang tidak merugikan kepentingan umum.
8.      Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara.

Sedangkan, ciri negatif sistem perekonomian Indonesia yang harus dihindari sebagai berikut:
1.      Sistem free fight liberalism, yaitu sistem yang menumbuhkan eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain.
2.      Sistem etatisme, yaitu negara beserta aparatur ekonomi bersifat dominan, mendesak dan mematikan potensi, serta daya kreasi unit ekonomi di luar sektor negara.
3.      Monompoli, yaitu pemusatan kekuasaan ekonomi pada satu kelompok.

Setelah kita mengetahui macam-macam kegiatan bisnis, selanjutnya saya akan menjelaskan Perbedaan antara bisnis yang hanya mengejar keuntungan dan tidak mengejar keuntungan menurut pendapat saya.

Bisnis yang mengejar keuntungan itu adalah bisnis yang benar-benar mencari laba agar dapat meningkatkan pendapatan usahanya dan meningkatkan kesejahteraan para pegawai dan pemilik modal perusahaan. Sedangkan bisnis yang tidak mengejar keuntungan itu lebih cenderung bersifat amal.

Sekarang saya akan membandingkan Pandangan masyarakat sekarang dengan masyarakan zaman dulu tentang profesi bisnis.

Pada zaman dulu itu pandangan masyarakat terhadap bisnis tidak jauh berbeda dengan pandangan masyarakat sekarang. Namun pada zaman dulu tidak terlalu banyak yang tertarik dengan profesi bisnis karena sebagian besar masyaraktanya menganggap jadi pembisnis itu penghasilannya  tidak menentu. Kebanyakan dari mereka lebih memilih bekerja menjadi Pegawai Negeri ataupun bekerja pada instansi instansi yang ternama seperti pekerja kantoran dll.

Zaman sekarang pun masih ada masyarakat yang perpandangan sama seperti zaman dulu tentang profesi bisnis, namun dengan berjalannya waktu pengetahuan masyarakat dibidang bisnis pun bertambah, mereka lebih mengetahui apa itu bisnis. Masyarakat sekarang lebih tertarik akan banyaknya keuntungan keuntungan yang di dapatkan dari berbisnis. Karena banyaknya juga tuntutan yang membuat mereka lebih memilih jadi pembisnis.

Sekian ulasan-ulasan tentang Sistem Perekonomian dan kegiatan-kegiatannya, Perbedaan antara bisnis yang mengejar keuntungan dan bisnis yang tidak mengejar keuntungan, dan Perbedaan pandangan masyarakat sekarang dengan masyarakat zaman dulu terhadapap profesi bisnis, 
Saya menerima saran dan kritik yang mebangun demi kebaikan dan kemajuan alam berfikir dan berkreasi didalam menyusun kata-kata dan tentang pengetahuan dalam bidang Ekonomi. Akhir kata saya ucapkan Terima kasih.
Wassalamualaikum Wr.Wb. 


Sumber:
mustaqimzone.wordpress.com/2010/02/18/kolonialisme-imperialisme-merkantilisme-kapitalisme-dan-revolusi-industri/



Tidak ada komentar:

Posting Komentar